jimmy dan remy

Posted: 14 September 2012 in fiksi

jimmy menghempas tubuh ke katil empuk. remy yang terlentang di situ tidak terkesan. lena sungguh tidurnya. jimmy jadi cemburu lalu merapatkan tubuhnya ke sebelah remy. jimmy senyum nakal bila melihat dada dan perut remy yang berbulu itu turun naik mengikut hela nafasnya.

lalu tangan jimmy mengusap perut remy. seperti selalu ketika mereka berlibur bersama. kadang kadang jimmy mengusap kepalanya. kadang kadang jimmy mengusap dagunya. tapi jimmy paling suka mengusap perut remy yang berbulu lembut itu.

‘remy..’ kata jimmy.’kau dah semakin buncitlah,’ tangan jimmy masih mengusap perut itu. senyumnya juga masih senakal tadi. tapi remy masih tiada reaksi. mungkin penat benar dia hari ini. atau mungkin terlalu kekenyangan. mana tidaknya, makan malam tadi pun dia yang habiskan baki yang jimmy tak larat nak makan.

jimmy bawa remy rapat ke dada. dan memeluk remy erat erat. remy tersedar namun dibiarkan saja. dan kemudian pejamkan mata kembali. malam itu jimmy yang keletihan selepas pulang dari pejabat ditemani lagi oleh remy yang setia. sama seperti selalu. remy selalu ada ketika dia kesunyian.

‘meow~’ kata remy sambil ekornya mengibas ngibas lembut. dan kemudian meneruskan mimpi mimpinya bersama pelukan jimmy.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s