hati yang retak itu berubah menjadi ais

Posted: 19 February 2011 in fiksi

nah!

seorang pemuda menghulurkan handiplast ke muka diana yang sedang menangis tersedu sedu di perhentian bas. malam semakin dilarutkan oleh hujan yang tak henti henti sejak petang tadi. dan diana juga sejak petang tadi duduk di perhentian bas itu meriba sebuah hati yang bercalar teruk. basah hati itu ditimpa air mata diana, juga oleh tempias hujan. huluran pemuda itu tidak diana endahkan.

lalu pemuda itu duduk disebelah diana dan mengambil hati itu cermat cermat kerana nampaknya mudah benar akan patah. diana pula tak membantah juga tak menghulur. dia tetap dengan posisi duduknya. pemuda itu melekatkan handiplast mewujudkan seperti tanda pangkah ditengah tengah hati. serentak itu diana berhenti menangis dan memandang pemuda itu. pemuda itu senyum dan berlalu setelah meninggalkan hati retak itu di sisi diana.

diana diam seketika sebelum menyeka saki baki air mata yang belum melimpah. perlahan lahan hati retak yang ditampal handiplast itu membeku menjadi ais. dan perlahan lahan juga, disetiap langkah diana meninggalkan hati itu, hati itu mencair dan hilang.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s