mata kuyu mengintai dunia

Posted: 17 February 2011 in jurnal

mata kuyu. otak tepu. disuruh perah tapi daya tak mahu.

telanjangkan mindaku supaya bebas dan radikal. katanya. tapi ada seru lagi satu dalam jantungku. melawan kehendak benakku. mungkin beginilah titik titik mula manusia ditabalkan sebagai gila.

tangan kanan menggaru pipi, menguping ngupingi kudis jerawat. tangan kiri mengaru punggung kasar dan sesekali beralih ke paha. kalau tidak gatal pun, tangan tangan itu sendiri akan gatal gatal mencari ruang untuk menggaru.

terlantar di atas tilam hamis tanpa cadar yang dihamparkan di atas lantai simen, itu pun sudah satu nikmat yang tak terhingga. biar aku hadamkan perasaan nikmat hidup tanpa campurtangan orang lain buat seketika. syukur. jika aku lebih susah dari hari ini, aku cuba untuk menikmatinya. jika aku lebih senang dari hari ini, aku cuba untuk menikmatinya.

syukur.

otakku tepu. walaupun dengan daya sudah dikerah untuk diperah, ia masih begitu. mata aku. makin kuyu….

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s